Sabtu, 13 November 2010

KOMPOSISI DAN BAHASAN KALIMAT

KALIMAT
Kadang-kadang gagasan ang terkandung di dalam kalimat tidak tersampaikan dengan baik kepada orang lain. Hal ini terjadi karena kalimat yang kita buat menyesatkan. Berikut akan penulis jelaskan kesesatan kalimat dalam tiket pesawat terbang.
1) Jika nama penumpang tidak sama dengan yang tercantum didalam tiket, maka pengangkut udara mempunyai hak untuk menolak orang yang namanya berbeda dengan nama yang tercantum didalam tiket tersebut dan dengan demikian keberangkatan orang tersebut menjadi tidak jadi.
2) Dengan ini kami atas nama jurusita saya beritahukan bahwa ia/ mereka dapat menjawab gugatan tersebut secara lisan/ tertulis yang ditandatangani oleh sendiri atau oleh kuasanya dan diajukan dalam persidangan dan kepada penggugat saya beritahukan juga bahwa untuk menguatkan dalil-dalilnya ia/ mereka dapat mengajukan surat-surat bukti atau saksi dalam persidangan yang telah ditentukan tersebut diatas

Bagaimana pendapat Anda mengenai kalimat ini? Berapa jumlah kata dalam kalimat tersebut? Bisakah Anda menghematnya sedemikian rupa menjadi kalimat yang santun?

C. KESANTUNAN KALIMAT
1. Kehematan
Gagasan yang tercantum dalam kalimat sering kali tidak tersampaikan karena penggunaan kata yang boros. Kalimat1) disusun tanpa memperhatikan prinsip kehematan kalimat. Padahal, ada beberapa kata dan frasa yang dapat dihemat, seperti

Jika ….., maka ….. seharusnya jika ….., ….. atau ….. maka …..
Tidak sama seharusnya berbeda
Mempunyai hak seharusnya berhak
Pengangkut udara seharusnya maskapai
Tidak jadi seharusnya batal

Dengan demikian, kalimat 1) dapat diperbaiki menjadi
Jika nama penumpang berbeda dengan tiket, maskapai berhak menolak keberangkatannya
atau
Nama penumpang berbeda dengan tiket maka maskapai berhak menolak keberangkatannya

Dapatkah Anda memperbaiki kalimat 2)
Selai yang sudah penulis jelaskan, agar kalimat Anda santun, perhatikan persyaratan berikut ini
a. Hindari pengulangan subjek
Contoh :
1. Sesudah Straughan menbicarakan transmisi nilai, ia menjelaskan pendidkan moral melalui pendekatan kenetralan nilai
Seharusnya
Sesudah membicarakan transmisi nilai, Straughan menjelaskan pendidikan moral melalui pendekatan moral melalui pendekatan kenetralan nilai
2. Jika penumpang berbeda namanya dengan tiket, penumpang batal berangkat
Seharusnya
Jika berbeda namanya dengan tiket, penumpang batal berangkat
b. Hindari pemakaian superordinat pada hiponimi kata.
Pada hari kamis tanggal 25 Januari 2007 Direktur PT Pelangi Renata Kanaratih Jaya yang berbendera warna merah, kuning, dan hijau meresmikan berdirinya perusahaan yang memproduksi lampu neon.
Semua orang mengetahui bahwa kamis adalah nama hari, jadi tidak perlu kita tulis hari. Begitu pula pada ungkapan 25 Januari 2007 dan merah, kuning, dan hijau, lampu neon. Jadi, sebelum kata-kata itu, tidak usah didahului kata tanggal dan warna, dan lampu.
C. Hindari dua kata yan bersinonim dipakai dalam sebuah kalimat
Contoh :
1). Menurut hasil penelitian seputar manajemen waktu mengemukakan bahwa menerima panggilan telepon saat mengendarai mobil adalah merupakan gangguan yang dapat membuyarkan konsentrasi sehingga dengan demikian akhirnya akan menurunkan produktifitas kerja.
Seharusnya :
Menurut hasil penelitian seputar manajemen waktu, menerima panggilan telepon saat mengendarai mobil merupakan gangguan yang dapat membuyarkan konsentrasi sehingga akan menurunkan produktifitas kerja.
2). Lembaga pendidikan yang sedang berkembang itu memerlukan berbagai para ahli seperti misalnya ahli hukum,komputer, ekonomi, dan lain-lain
Seharusnya
Lembaga pendidikan yang sedng berkembang itu memerlukan berbagai seperti ahli hukum, komputer, dan ekonomi
atau
Lembaga pendidikan yang sedang berkembang itu memerlukan ahli hukum, ahli komputer, ahli ekonomi, dan lain-lain

2. Kecermatan
Prinsip kecermatan berarti cermat dan tepat menggunakan diksi. Agar tercapai kecermatan dan ketapatan diksi, Anda harus memperhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini
a. Hindari penanggalan awalan
Contoh :
Saya keberatan jika harus mencantumkan nama ahli bahasa itu pada buku perdana hasil karya sendiri karena berbagai pertimbangan
Seharusnya
Saya berkeberatan jika harus mencantumkan nama ahli bahasa itu pada buku perdana hasil karya sendiri karena berbagai pertimbangan
b. Hindari peluluhan bunyi /c/
Contoh :
Ia sangat menyintai calon istrinya sehingga menyiptakan puisi terindah sebagai mas kawin dihari pernikahan
Seharusnya
Ia sangat mencintai calon istrinya sehingga menciptakan puisi terindah sebagai mas kawin dihari pernikahan
c. Hindari bunyi /s/, /p/, /t/, dan /k/ yang tidak luluh
Contoh
Tanpa mengesampingkan kodratnya sebagai perempuan, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) berusaha memromosikan, dan mensosialisasikan Undang-Undang Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga
Seharusnya
Tanpa mengkesampingkan kodratnya sebagai perempuan, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) berusaha mempromosikan, dan menyosialisasikan Undang-Undang Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga

d. Hindari pemakaian kata ambigu
Contoh
Istri Wakil Direktur Rumah Tangga Pertamina Pusat yang baru itu akan meluncurkan buku yang berjudul Melawan Stigma Negatif Seorang Sekertaris
(Catatan : Siapa yang baru? Istri wakil direktur apa pak wakil direktur yang baru menjabat)

3. Kesejajaran
Agar kalimat yang Anda buat terlihat rapi dan bermakna sama, kesejajaran dalam kalimat diperlukan. Kesejajaran adalah penggunaan bentuk-bentuk yang sama pada kata-kata yang berparalel. Perhatikan kalimat berikut
Maskapai tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan dokumen, kerusakan barang, busuknya makanan, dan jika hewan yang diletakkan dalam bagasi tiba-tiba mati
Pada kalimat tersebut, terdapat kata-kata yang tidak berparalel dan harus disejajakan, yaitu kata kehilangan, kerusakan, busuknya dan mati. Seharusnya, dua kata tersebut menjadi kebusukan dan kematian. Dengan demikian kalimat itu dapat diperbaiki menjadi
Maskapai tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan dokumen, kerusakan barang, kebusukan makanan, dan kematian hewan

Contoh lain dapat Anda lihat pada kalimat-kalimat berikut ini
a. Berdasarkan rencana dibidang kesepakatan energi, negara-negara yang tergabung dalam EAS akan meningkatkan efisiensi energi dan meluaskan sistem energi terbaru
b. Selama dua minggu para ahli dibidang kesepakatan energi akan mengadakan seminar dipusat pembinaan dan pelatihan energi
c. Tingginya harga-harga kebutuhan pokok, hilangnya kepercayaan masyarakat di bidang ekonomi dan politik, dan banyaknya pengangguran merupakan kesulitan yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia.
d. Perbaikan sanitasi dapat mengangkat manusia dari kemiskinan, meningkatkan pruduktifitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja

4. Keharmonisan
Kalimat adalah satuan bahasa terkecil, dalam wujud lisan atau tertulis, yang mengungkapkan pikiran secara utuh, memiliki unsur gramatikal terdapat subjek dan predikat, serta memiliki kesenyapan.keharmonisan kalimat artinya kalimat yang kita buat harus harmonis antara pola berpikir dan struktur bahasa. Ingat, kecermatan dalam berbahasa mencerminkan ketelitian dalam berpikir.
Agar kalimat Anda harmonis, setiap kalimat yang Anda buat harus mempunyai kejelasan unsur-unsur gramatikalnya, seperti subjek, predikat, pelengkap, dan keterangan.

a. Subjek
Subjek (P) ialah bagian kalimat yang menunjukan pelaku, tokoh, sosok, benda, sesuatu hal, atau suatu masalah yang menjadi pangkal atau pokokpembicaraan. Ciri-ciri subjek yaitu jawaban apa atau siapa, disertai kata petunjuk, memiliki keterangan pembahas yang, didahului kata bahwa, dan tidak didahului kata depan.
Contoh :
1). Leonardo da Vinci/ adalah seoran pelukis yang terkenal
s
2). Lukisannya yang terkenal itu/ bernama/ Monalisa
s
3). Bahwa Leonardo da vinci merupakan pelukis yang terkenal/ diakui/ oleh dunia
s
b. Predikat
Predikat (P) adalah bagian kalimat yang memberitahu melakukan apa atau dalam keadaan bagaimana subjek. Predikat dapat juga berupa sifat, situasi, status, ciri atau jatidiri subjek. Ciri-ciri predikat yaitu berupa kata kerja; bukan berupa kata kerja; disertai aspek bahasa; disertai kata adalah yaitu, dan merupakan; dapat diingkarkan
Contoh :
1). Leonardo da Vinci/ adalah seorang pelukis yang terkenal
P
2). Lukisannya yang terkenal itu/ bernama/ Monalisa
P
3). Disamping bakat melukis Leonardo/ memiliki/ pengetahuan/ diberbagai bidang
P
4). Leonardo da Vinci/ menguasai/ pengetahuan tentang cara membuat senapan,
P
kincir angin, dan pesawat terbang

c. Objek dan Lengkap
Objek (O) dan Pelengkap (P) adalah bagian kalimat yang melengkapi predikat. Ciri-ciri objek dan pelengkap yaitu objek dan pelengkap berada di belakang predikat; objek bisa mempunyai subjek pada kalimat pasif; pelengkap tak bisa menjadi subjek pada kalimat pasif
Contoh :
1). Lukisannya yang terkenal/ bernama/ Monalisa
Pelengkap
2). Leonardo da Vinci menguasai/ pengetahuan tentang cara membuat senapan,
Objek
kincir angin, dan pesawat terbang

d. Keterangan
Keterangan (K) ialah bagian kalimat yang menerangkan berbagai hal mengenai bagian yang lainnya. Ciri-ciri keterangan yaitu berupa kata, frase, dan kalusa, didahului kata depan, dan tidak terikat posisi

Contoh :
1). Disamping bakat melukis/ Leonardo memiliki pengetahui diberbagai bidang
K
2). Monalisa/ lukisannya yang terkenal,/ telah mengantar Leonardo da Vinci
Kaposisi
menjadi tokoh besar di zaman Renaisance

5. Kelogisme
Pada sebuah acara resmi, pembawaacara menyilakan pembicara untuk memberikan sambutan kalimat seperti ini
Baiklah, untuk mempersingkat waktu, acara selanjutnya adalah penyampaian sepatah dua kata dari Rektor Universitas Andromeda, Bapak Romeo Andromedia Primakusuma Widja Kuntarto, waktu dan tempat kami persilakan.

Apakah yang tidak logis pada kalimat itu? Apakah waktu dapat dipersingkat? Siapakah yang dipersilahkan memberi sambutan, waktu dan tempat atau Rektor Universitas Andromeda
Kelogisan berhubungan dengan bernalar atau tidaknya sebuah kalimat. Ketidaklogisan bisa terjadi karena isi kalimat atau struktur kalimat yang dibangun. Struktur kalimat yang dimaksud adalah penggunaan unsur gramatikal yang tidak tepat dan penggunaan kata penghubung yang tidak logis.
Terdapat dua kata penghubung, dalam bahasa Indonesia yaitu kata penghubung intrakalimat dan kata penghubung antar kalimat. Intrakalimat adalah kata yang menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat atau sebaliknya.
Contoh :
… karena … …, dan …
…sehingga … …, atau …
walaupun …, … …, seperti …
jika …, …
…, sedangkan …
…,melainkan …

Antarkalimat ialah kata yang menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya
Contoh :
Jadi, … Pertama, …
Oleh karena itu, … Kedua, …
Namun, … Kesimpulannya, …
Kemudian, … Selanjutnya, …

Kesesatan kalimat dengan menggunakan kata penghubung yang salah dapat kita lihat pada contoh karangan berikut ini.

Dan masalah lainnya yang timbul adalah adanya kesalahan dalam pencatatan persediaan. Tetapi, kesalahan dalam pencatatan persediaan ini mempunyai pengaruh besar terhadap laporan neracadan laporan laba rugi, oleh karena itu harus ada kecocokan antara bagian gudang dan bagian produksi. Sedangkan, pengendalian perlindungan persediaan juga sangat diperlukan, yaitu dengan cara pembentukan tenaga gudang untuk mencegah adanya kerusakan barang atau kehilangan barang, namun sebaliknya akses untuk masuk kedalam gudang juga perlu dibatasi hanya untuk bagian gudang. Maka atas adanya pertimbangan-pertimbangan yang sudah penulis jelaskan, maka dilakukanlah penelitian ini, sehingga makalah ini diberi judul “Prosedur Pembelian Bahan Baku pada Float Division di PR. Multi Glass.”

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com