Kamis, 24 Februari 2011

mesir bergejolak

Mesir Bergejolak, Mahasiswa WNI Khawatir di Drop Out

Ratusan mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Kairo, Mesir, khawatir kericuhan yang terjadi di Mesir membuat mereka terkena "drop out" sehingga gagal dalam meraih gelar strata.

"Semua mahasiswa asal Indonesia yang tinggal di Kota Nasr City Mesir sebenarnya masih merasa aman, mereka hanya khawatir jika di DO (drop out) karena banyak mata kuliah yang tertinggal akibat kerusuhan itu," kata Ainul Zikrah, seorang mahasiswi Al Azhar asal Dumai, Sabtu (5/2).

Ainul menerangkan, kekacauan di Mesir hanya terfokus pada satu titik pusat pemerintahan Presiden Mesir Hosni Mubarak sehingga dirinya yang sebelumnya tinggal di suatu komplek bersama ratusan mahasiswa Indonesia lainnya di Kota Nasr City tidak begitu kuatir dan masih merasa aman.

Ratusan mahasiswa disana, menurut Ainul, mengkhawatirkan kekacauan Mesir mengganggu konsentrasi mereka dalam menghadapi sejumlah materi kuliah yang dapat berdampak fatal atau DO. (Ant)

Pemerintah Mesir Janji Tak Gunakan Kekerasan pada Demonstran


Tenggat waktu yang diberikan rakyat Mesir bagi Presiden Hosni Mubarak untuk mengundurkan diri setelah menjabat sebagai Presiden Mesir selama 30 tahun telah habis.

Demonstran telah merencanakan aksi unjuk rasa berskala besar di sekitar Tahrir Square pada Jumat, (4/2).

Walaupun demonstrasi di Kairo Mesir telah menjurus anarki, namun Pemerintah Mesir berkomitmen tak akan menggunakan kekuatan militer untuk membersihkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa anti Mubarak.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Presiden Mesir, Umar Sulaiman dalam wawancara eksklusif dengan seorang wartawan ABC News, Christiane Amanpour.

Dalam wawancara itu, Umar Sulaiman menyatakan akan meminta papa pengunjuk rasa untuk meninggalkan lapangan Tahrir di Kairo.

Sulaiman juga menegaskan bahwa pemerintah hanya akan meminta mereka pulang. Namun tidak akan menggunakan cara kekerasan atau tekanan apapun.

Pemerintah telah mendengarkan permintaan para pendemo dan menanggapinya dengan baik dengan memulai pembicaraan nasional, tambahnya.

Dia mengatakan telah melakukan negosiasi soal masa depan negeri piramida tersebut dengan oposisi terkuat Ikhwanul Muslimin.

Padahal sebelumnya rezim Mubarak telah sering menolak semua pembicaraan dengan Ikhwanul Muslimin yang menginginkan berdirinya negara islam di Mesir. Bahkan, rezim Mubarak telah memenjarakan ribuan anggota Ikhwanul Muslimin karena permintaan tersebut.

Demo Besar, Massa Datangi Tahrir Square Bertambah


Tenggat waktu yang diberikan rakyat Mesir bagi Presiden Hosni Mubarak untuk mengundurkan diri setelah menjabat sebagai Presiden Mesir selama 30 tahun telah habis.

Demonstran telah merencanakan aksi unjuk rasa berskala besar di sekitar Tahrir Square pada Jumat, (4/2).

Rakyat Mesir telah mendatangi Kota Kairo sejak pukul 07.00 pagi waktu setempat, seperti diberitakan Al-Jazeera.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Warga yang mendatangi Tahrir Square semakin bertambah jelang salat jumat.

Aksi para demonstran baru akan berlangsung usai salat jumat dan berpusat di Tahrir Square, Kairo, Mesir.

Selain di Kairo, aksi massa mendesak Mubarak turun juga akan berlangsung di sejumlah kota lain di Mesir diantaranya Iskandariyah.

Padahal Mesir masih memberlakukan jam malam dan polisi serta tentara telah menutup akses menuju ke Tahrir Square.

Mesir Berdarah Dan Semakin Bergolak 2011

Metrotainment.net – jika sebelumnya terjadi masa yang berdemonstrasi melawan pemerintahan, menuntut tumbangnya rezim Mubarak, kini yang ada hanya lah perang antar rakyat.

Setelah hampir 8 hari terjadi demonstrasi yang tak kunjung usai, sejak 2 Februari 2011 silam telah muncul kubu pro Mubarak. Rakyat pun kini terpecah belah.

Massa pro Mubarak muncul ketika presiden yang telah berkuasa selama tiga dekade tersebut menolak turun dari kursi pemerintahannya.

Beliau hanya menjanjikan tidak akan mencalonkan diri lagi pada pemilu September mendatang. Mereka keluar dalam jumlah yang besar dan menuntut para demonstran untuk mengakhiri aksinya.

Kerusuhan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Juru Bicara Militer meminta kepada demonstran untuk membubarkan diri.

Bentrokan antara dua kubu berlangsung sengit. Masyarakat berkudeta, yang bersenjatakan kayu dan batu, harus berhadapan dengan kubu pihak Mubarak yang membawa bom molotov, blok beton, tongkat, bertunggangkan kuda dan unta.

Bahkan diduga membawa pisau dan senjata tajam lainnya karena menurut beberapa saksi mata terdengar letusan senjata tajam di sela-sela bentrok. Seperti dilansir Sidney Morning, diperkirakan tiga orang demonstran tewas karena terjangan peluru tajam.

Seiring dengan bertambah lamanya periode kudeta, semakin banyak juga mereka yang meregang nyawa. Seperti dikutip dari Telegraph.co.id, sedikitnya 6 orang tewas dan 1500 orang lainnya terluka dalam bentrokan tersebut.

Usut punya usut ternyata beberapa fakta membuktikan bahwa kubu pro Mubarak diisi oleh sejumlah aparat keamanan yang berbaju preman. Hal ini diketahui ketika beberapa dari kubu pro pemerintah berhasil ditahan dan digeledah oleh massa. Dari kartu pengenal mereka diketahui bahwa mereka adalah anggota dari kepolisian setempat.

Preman-preman itu dikabarkan sengaja dibayar oleh pemerintah untuk memecah belah dan menakut-nakuti rakyat. Beberapa anggota kubu pro pemerintah juga diduga berasal dari Partai Demokratik Nasional, partainya Mubarak.

Tak hanya batu dan hujan bom molotov dari atap gedung, dalam bentrokan yang berlangsung selama 12 jam tersebut juga disusupi oleh sejumlah sniper, beberapa orang yang sudah terlatih untuk berkemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan senapan.

Kubu pro Mubarak tidak hanya berperang dengan masyarakat yang mengkudeta pemerintahan, namun juga menganiaya sejumlah wartawan, baik jurnalist lokal maupun asing.

Seperti beberapa wartawan Mesir, jurnalis Belgia, BBC, ABC News dan CNN. Juru tulis ini dipukuli dan dituduh sebagai mata-mata. Jelas saja masalah ini cukup menghentak dunia. Kelompok jurnalis internasional menduga bahwa orang-orang yang menganiaya wartawan ini dikendarai oleh sang presiden, Mubarak.

Pemerintah Mesir sedang berupaya melakukan strategi untuk menghilangkan kesaksian atas tindakan mereka. Serangan kepada wartawan adalah salah satu cara untuk mengintimidasi pemberitaan.” ujar Coordinator Commite to Protect Jornalists wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara, Mohamed Abdel Dayem.

Ada sebuah update terbaru. Seperti dilansir Kompas Internasional, Mubarak memberikan beberapa statement. “Saya tak peduli apa kata orang tentang diri saya.

Saat ini saya hanya peduli dengan negara saya, saya hanya menaruh perhatian pada Mesir. Saya sangat sedih dengan apa yang terjadi kemarin. Saya tidak ingin lagi melihat rakyat saya terlibat dalam perkelahian” ujar Mubarak.

Presiden Mesir Hosni Mubarak juga menyampaikan kesediaannya untuk segera menyerahkan jabatannya tetapi khawatir tindakannya itu nanti akan memicu kekacauan di negaranya.

Semoga saja hal ini bukan hanya statement belaka. Semoga Mubarak benar-benar terbuka matanya dan merelakan tahtanya demi keinginan rakyat

Harapan Rakyat Mesir Terwujud : Mubarak Lepaskan Jabatan

Metrotainment.Net-Setelah tiga minggu terjadi demonstrasi besar-besaran dan melelahkan di Mesir, akhirnya pada hari Jumat (11/2/2011), Presiden Hosni Mubarak resmi turun dari jabatannya dan pengumuman ini diumumkan oleh Wakil Presiden, Omar Sulaiman.

Mubarak yang telah memerintah Mesir dengan tangan besinya lebih dari 30 tahun ini merupakan pemimpin kedua di Arab yang digulingkan oleh rakyatnya sendiri, setelah Tunisia yang berhasil melakukan hal serupa pada Presiden Zine al-Abidin Ben Ali.

“Saudaraku rakyat Mesir. Dalam situasi yang tidak mudah ini, negara akan terus maju. Presiden Hosni Mubarak telah bersedia mundur dan menyerahkan posisi Presiden.

Omar Sulaiman : Presiden Husni Mubarak Telah Bersedia Mundur

Komite Tinggi Militer telah mengambil alih kendali negara. Semoga Tuhan melindungi kita,” kata Omar Sulaiman sepert dilansir ABCNews.

Terdengar riuh selebrasi rakyat Mesir di Tahrir Square yang selama ini menginginkan rezim Mubarok untuk berakhir. Mereka menari, meniup terompet, mengibarkan bendera Mesir dan meneriakkan, “Mesir sudah bebas! Mesir sudah bebas!”. Kembang api dihidupkan untuk menambah kemeriahan kemenangan rakyat Mesir setelah pengumuman yang telah lama ditunggu-tunggu disampaikan oleh Omar Sulaiman.

Dua jembatan besar di sungai Nil dipenuhi dengan mobil-mobil terparkir, sedangkan masyarakat berkumpul dijalan-jalan kota Kairo. Kantor berita lokal Mesir melaporkan beberapa orang pingsan karena terlalu bahagia dan beberapa lainnya terkena serangan jantung.

Mubarok diberitakan sudah pergi meninggalkan Kairo dan menuju tempat tinggalnya di kota peristirahatan Sharm-el-Sheikh dekat Laut Merah. Sebelum berita gembira ini diumumkan, Mubarok sempat berpidato pada Kamis (10/2/2011) malam waktu setempat mengatakan ia takkan mundur namun mendelegasikan wewenangnya kepada Wakil Presiden.

Namun, pidato yang membuat rakyat Mesir semakin geram membuat Mubarok semakin terpojok dan akhirnya menyerah pada tuntutan rakyat Mesir. Implikasi dari turunnya Mubarok membuat pemerintah Swiss membekukan seluruh aset di Bank Swiss yang Mubarok dan keluarganya dapat dari praktek korupsi selama 30 tahun.

Pemimpin oposisi Muhamad Al Baradei mengatakan pada BBC, “Ini adalah hari terbaik sepanjang hidupku. Kau takkan mampu menggambarkan kebahagiaan dari semua rakyat Mesir terhadap restorasi kemanuasiaan dan kebebasan kami”. Walaupun demikian Al Baradei tetap memperingatkan bahwa masih banyak rintangan yang akan dihadapi Mesir kelak.

Juru bicara militer yang disiarkan salah satu televisi lokal Mesir mengungkapkan apresiasinya pada mantan presiden dan memberikan penghormatan pada korban yang berjatuhan selama tiga minggu ini. Organisasi Hak Asasi Manusia mencatat setidaknya 300 orang tewas dikarenakan bentrok yang terjadi antara satuan keamanan dengan demonstran yang anti Mubarok. Militer tidak akan mengambil hak rakyat untuk memutuskan kemana arah Mesir dan berjanji akan memberikan pemilihan umum yang adil.

Kemunduran Mubarok dirayakan di seluruh wilayah Arab. Di kota Gaza, ratusan orang turun kejalan dan menembakkan tembakan ke udara. Kembang-kembang api menghiasi kota Bierut ketika pengumuman Mubarok mundur dikumandangkan.

Akhirnya aspirasi rakyat Mesir untuk menumbangkan kekuasaan Mubarok sampai pada tujuan. Namun, yang sekarang harus dilakukan adalah mengadakan pemilihan umum yang berazazkan kejujuran dan keadilan. Seperti yang dikatakan Presiden Obama, “Rakyat Mesir telah menyampaikan tuntutannya.

Suara mereka udah terdengar dan Mesir tidak akan sama lagi. Dengan meletakkan tampuk kekuasaan, Presiden Mubarok bereaksi terhadap tuntutan perubahan yang sangat diinginkan rakyat Mesir, namun ini bukan akhir transisi Mesir. Ini permulaan”. Presiden Obama juga menambahkan bahwa pihak yang berwenang di Mesir harus melindungi hak-hak rakyat Mesir, menghapus undang-undang darurat, merevisi perundang-undangan.

http://www.metrotainment.net

http://internasional.tvone.co.id/berita

Selasa, 04 Januari 2011

Komposisi dan Contoh Bahasan Kalimat

Komposisi kalimat atau disebut juga sebagai perpaduan kalimat yaitu suatu penggabungan dua kata atau lebih dalam membentuk kata. Komposisi juga diartikan sebagai bentuk pengungkapan gagasan berupa tulisan yang tercermin dalam susunan beberapa kalimat. Sebuah komposisi dapat terbentuk berupa rangkaian kalimat.

Sebuah paragraf bisa dikatakan sebagai bagian dari suatu komposisi, karena sebuah paragraph memiliki suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa kalimat yang saling berkaitan, maka kelompok paragraf yang saling berkaitan disebut dengan komposisi.

Sekelompok komposisi yang saling berkaitan dan berpaduan, dengan demikian membentuk bab-bab yang akhirnya tersusun menjadi buku. Buku tersebut yang merupakan unit paling besar dalam komposisi kalimat. Buku diciptakan dari beberapa pemikiran sehingga lebih rumit dibanding masing-masing bab yang ada di dalamnya. Tiap bab lebih rumit dan luas dibanding tiap paragraf yang membentuknya. Paragraf biasanya lebih pendek, kalah rumit isinya dengan bab, dan yang diekspresikan dalam paragraf tentunya juga lebih sedikit dibanding yang ada dalam unit yang lebih besar seperti bab-bab suatu komposisi atau buku. Oleh sebab itu, tidaklah mudah mengartikan sebuah pemikiran dengan hanya membaca sebuah kata dan kalimat. Lebih mudah mengartikan sebuah pemikiran kalau kita sudah membaca sebuah buku atau paling sedikit sebuah paragraf atau bab.

Ciri-ciri umum yang terdapat pada jenis komposisi, seperti pidato, makalah, skripsi, dan surat dinas. Komposisi yang baik selalu bercirikan kepaduan. Kepaduan itu terbentuk oleh adanya kesatuan dan pertautan. Kesatuan itu berkenaan dengan pokok masalah, sedangkan pertautan itu berkenaan dengan hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain yang berupa kalimat, paragraf, pasal, atau bab bagian yang berupa bab lazim terdapat di dalam sebuah paragraf maupun pada seluruh naskah. Untuk menjamin adanya kesatuan dan pertautan dalam satu komposisi hendaknya termuat hanya satu gagasan pokok yang sesuai dengan jenjangnya dan gagasan pokok itu kemudian dikembangkan.

Di dalam naskah yang terdiri atas beberapa paragraf gagasan pokok itu dapat termuat dalam sebuah paragraf yang disebut paragraf pokok dan dikembangkan dengan paragraf pengembang. Di dalam sebuah paragraf, gagasan pokok itu dapat diwujudkan dalam sebuah kalimat yang disebut kalimat pokok. Gagasan itu dikembangkan dengan kalimat-kalimat lain yang disebut kalimat pengembang sehingga membentuk paragraf karena, baik di dalam setiap paragraf maupun di dalam naskah, seutuhnya terdapat proses pengembangan atas satu gagasan pokok sehingga terbentuklah pertautan antara kalimat/paragraf pokok dan kalimat/paragraf pengembang, serta antara kalimat/paragraf pengembang yang satu dan kalimat/paragraf pengembang yang lain.

Rabu, 24 November 2010

jenis dan macam-macam pantun

Pantun Budi
1.
Bunga cina diatas batu
Daunnya lepas kedalam ruang
Adat budaya tidak berlaku
Sebabnya emas budi terbuang
2.
Diantara padi dengan selasih
Yang mana satu tuan luruhkan
Diantara budi dengan kasih
Yang mana satu tuan turutkan
3.
Apa guna berkain batik
Kalau tidak dengan sujinya
Apa guna beristeri cantik
Kalau tidak dengan budinya
Pantun Jenaka
1.
Dimana kuang hendak bertelur
Diatas lata dirongga batu
Dimana tuan hendak tidur
Diatas dada dirongga susu
2.
Elok berjalan kota tua
Kiri kanan berbatang sepat
Elok berbini orang tua
Perut kenyang ajaran dapat
3.
Sakit kaki ditikam jeruju
Jeruju ada didalam paya
Sakit hati memandang susu
Susu ada dalam kebaya
Pantun Kepahlawanan
1.
Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misai tahu takut
Kamipun muda lagi perkasa
2.
Hang Jebat Hang Kesturi
Budak-budak raja Melaka
Jika hendak jangan dicuri
Mari kita bertentang mata
3.
Kalau orang menjaring ungka
Rebung seiris akan pengukusnya
Kalau arang tercorong kemuka
Ujung keris akan penghapusnya
Pantun Kias
1.
Ayam sabung jangan dipaut
Jika ditambat kalah laganya
Asam digunung ikan dilaut
Dalam belanga bertemu juga
2.
Berburu kepadang datar
Dapatkan rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagaikan bunga kembang tak jadi
3.
Anak Madras menggetah punai
Punai terbang mengirap bulu
Berapa deras arus sungai
Ditolak pasang balik kehulu
Pantun Nasihat
1.
Kayu cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
2.
Kemuning ditengah balai
Bertumbuh terus semakin tinggi
Berunding dengan orang tak pandai
Bagaikan alu pencungkil duri
3.
Parang ditetak kebatang sena
Belah buluh taruhlah temu
Barang dikerja takkan sempurna
Bila tak penuh menaruh ilmu
Pantun Percintaan
1.
Coba-coba menanam mumbang
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta
2.
Limau purut lebat dipangkal
Sayang selasih condong uratnya
Angin ribut dapat ditangkal
Hati yang kasih apa obatnya
3.
Ikan belanak hilir berenang
Burung dara membuat sarang
Makan tak enak tidur tak tenang
Hanya teringat dinda seorang

Pantun Perpisahan
1.
Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang ditapak tangan
Biar jauh dinegeri satu
Hilang dimata dihati jangan
2.
Bagaimana tidak dikenang
Pucuknya pauh selasih Jambi
Bagaimana tidak terkenang
Dagang yang jauh kekasih hati
3.
Duhai selasih janganlah tinggi
Kalaupun tinggi berdaun jangan
Duhai kekasih janganlah pergi
Kalaupun pergi bertahun jangan
Pantun Teka-teki
1.
Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk dihidung ?
2.
Beras ladang sulung tahun
Malam malam memasak nasi
Dalam batang ada daun
Dalam daun ada isi
3.
Terendak bentan lalu dibeli
Untuk pakaian saya turun kesawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala dibawah ?

Pengertian Paragraf Induktif dan deduktif

Sesuai dengan namanya, induktif adalah hal khusus menuju hal umum. Yaitu kuncinya "dari yang khusus menuju yang umum. Bila diuraikan, jangan terpatok pada gaya definisi seseorang, coba uraikan sendiri definisi paragraf induktif dengan kata kunci "dari khusus ke umum" tadi. Atau kalau memang malas menguraikan, mari lihat definisi berikut;
Paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.
Masih kurang puas dengan definisi tersebut? Baiklah karena definisi yang baik disertai dengan batasan dan ciri-cirinya. Kita uraikan ciri-cirinya. Ciri-ciri paragraf induktif dapat diketahui dengan melihat atau membuat sebuah paragraf. Apabila dalam paragraf itu mula-mula menyebutkan peristiwa khusus dan diakhiri dengan kesimpulan berdasar peristiwa khusus tersebut, maka bisa dipastikan anda sedang membaca atau membuat paragraf induktif.
Ingin paragraf diatas dibuat terpisah dalam bentuk item ciri-ciri, agar lebih mudah difahami? Oke, berikut ciri-ciri paragrad induktif dalam bentuk list:

Ciri-ciri Paragraf Induktif
• Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
• Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
• Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
• Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas
Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf
• Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama
• Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
• Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasa utama
Perbedaan Kalimat Deduktif dan Kalimat Induktif

a. Kalimat deduktif adalah pernyataan yang dimiliki dengan mengemukakan hal yang umum kemudian disusun dengan uraian yang khusus. Gagasan utama terdapat pada awal kalimat.
Cirri-ciri kalimat deduktif adalah kalimat bias berupa pendapat, pengadaan, atau definisi, letaknnya diawal paragraph. Contohnya, Masjid Alhambia di Spanyol termashur ke penjuru dunia karena keindahan arsitekturnya.

b. Kalimat induktif adalah kalimat yang dimulai mengemukakan hal-hal yang khusus kemudian diakhiri dengan kesimpulan yang umum. Gagasan utama terletak pada akhir kalimat.
Cirri-ciri kalimat induktif adalah bisa berupa pendapat, pernyataan, definisi dan kesimpulan letaknya diakhir paragraph. Contohnya, karena kecintaannya kepada desa kelahirannya maka ia membangun masjid dan jembatan di kampungnya

Komposisi dan Contoh Bahasan Kalimat

Komposisi kalimat atau disebut juga sebagai perpaduan kalimat yaitu suatu penggabungan dua kata atau lebih dalam membentuk kata. Komposisi juga diartikan sebagai bentuk pengungkapan gagasan berupa tulisan yang tercermin dalam susunan beberapa kalimat. Sebuah komposisi dapat terbentuk berupa rangkaian kalimat.

Sebuah paragraf bisa dikatakan sebagai bagian dari suatu komposisi, karena sebuah paragraph memiliki suatu kesatuan yang terdiri atas beberapa kalimat yang saling berkaitan, maka kelompok paragraf yang saling berkaitan disebut dengan komposisi.

Sekelompok komposisi yang saling berkaitan dan berpaduan, dengan demikian membentuk bab-bab yang akhirnya tersusun menjadi buku. Buku tersebut yang merupakan unit paling besar dalam komposisi kalimat. Buku diciptakan dari beberapa pemikiran sehingga lebih rumit dibanding masing-masing bab yang ada di dalamnya. Tiap bab lebih rumit dan luas dibanding tiap paragraf yang membentuknya. Paragraf biasanya lebih pendek, kalah rumit isinya dengan bab, dan yang diekspresikan dalam paragraf tentunya juga lebih sedikit dibanding yang ada dalam unit yang lebih besar seperti bab-bab suatu komposisi atau buku. Oleh sebab itu, tidaklah mudah mengartikan sebuah pemikiran dengan hanya membaca sebuah kata dan kalimat. Lebih mudah mengartikan sebuah pemikiran kalau kita sudah membaca sebuah buku atau paling sedikit sebuah paragraf atau bab.

Ciri-ciri umum yang terdapat pada jenis komposisi, seperti pidato, makalah, skripsi, dan surat dinas. Komposisi yang baik selalu bercirikan kepaduan. Kepaduan itu terbentuk oleh adanya kesatuan dan pertautan. Kesatuan itu berkenaan dengan pokok masalah, sedangkan pertautan itu berkenaan dengan hubungan antara bagian yang satu dan bagian yang lain yang berupa kalimat, paragraf, pasal, atau bab bagian yang berupa bab lazim terdapat di dalam sebuah paragraf maupun pada seluruh naskah. Untuk menjamin adanya kesatuan dan pertautan dalam satu komposisi hendaknya termuat hanya satu gagasan pokok yang sesuai dengan jenjangnya dan gagasan pokok itu kemudian dikembangkan.

Di dalam naskah yang terdiri atas beberapa paragraf gagasan pokok itu dapat termuat dalam sebuah paragraf yang disebut paragraf pokok dan dikembangkan dengan paragraf pengembang. Di dalam sebuah paragraf, gagasan pokok itu dapat diwujudkan dalam sebuah kalimat yang disebut kalimat pokok. Gagasan itu dikembangkan dengan kalimat-kalimat lain yang disebut kalimat pengembang sehingga membentuk paragraf karena, baik di dalam setiap paragraf maupun di dalam naskah, seutuhnya terdapat proses pengembangan atas satu gagasan pokok sehingga terbentuklah pertautan antara kalimat/paragraf pokok dan kalimat/paragraf pengembang, serta antara kalimat/paragraf pengembang yang satu dan kalimat/paragraf pengembang yang lain.

Ejaan Baku Dan Ejaan Tidak Baku Dalam Bahasa Indonesia - Pengertian, Referensi Dan Contoh

Ejaan Baku Dan Ejaan Tidak Baku Dalam Bahasa Indonesia - Pengertian, Referensi Dan Contoh

Dalam kehidupan sehari-hari terkadang tanpa disadari kita menggunakan kata-kata yang salah alias tidak sesuai dengan ejaan dalam Bahasa Indonesia. Salah satu atau dua ejaan kata dalam tulisan kita mungkin sah-sah saja bagi umum, namun tidak halnya bagi dosen atau guru bahasa indonesia. Ejaan yang baku sangat penting untuk dikuasai dan digunakan ketika membuat suatu karya tulis ilmiah.
Sebenarnya apa sih definisi atau pengertian ejaan baku dan ejaan tidak baku? Ejaan baku adalah adalah ejaan yang benar, sedangkan ejaan tidak baku adalah ejaan yang tidak benar atau ejaan salah.
Bagaimana untuk mengetahui bahwa kata pada kalimat yang kita tulis tidak menyalahi aturan ejaan baku dan ejaan tidak baku? Cukup dengan membuka buku kamus bahasa indonesia yang terkenal baik yang dikarang oleh yang baik pula sebagai referensi. Contoh Kamus Besar Bahasa Indonesia karangan Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Contoh ejaan baku dan ejaan tidak baku, di mana yang sebelah kiri adalah salah dan yang sebelah kanan adalah betul :
- apotik : apotek
- atlit : atlet
- azas : asas
- azasi : asasi
- bis : bus
- do'a : doa
- duren : durian
- gubug : gubuk
- hadist : hadis
- ijin : izin
- imajinasi : imaginasi
- insyaf : insaf
- jaman : zaman
- kalo : kalau
- karir : karier
- kongkrit : konkret
- nomer : nomor
- obyek : objek
- ramadhan : ramadan
- rame : ramai
- rapor : rapot
- sentausa : sentosa
- trotoar : trotoir
Ekstra ilmu pengetahuan ejaan yang disempurnakan / eyd :
- kreatifitas : kreativitas
- kreativ : kreatif
- aktifitas : aktivitas
- aktiv : aktif
- sportifitas : sportivitas
- sportiv : sportif
- produktifitas : produktivitas
- produktiv : produktif
Kalimat Tidak Baku dan Kalimat Baku
1. Kalimat Tidak Baku
1. Semua peserta daripada pertemuan itu sudah pada hadir.
2. Kami menghaturkan terima kasih atas kehadirannya.
3. Mengenai masalah ketunaan karya perlu segera diselesaikan dengan tuntas.
4. Sebelum mengarang terlebih dahulu tentukanlah tema karangan.
5. Pertandingan itu akan berlangsung antara Regu A melawan Regu B.
6. Kita perlu pemikiran-pemikiran untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan pengembangan kota.
Kalimat Baku
1. Semua peserta pertemuan itu sudah hadir.
2. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Saudara.
3. Masalah ketunakaryaan perlu segera diselesaikan dengan tuntas.
4. Sebelum mengarang, tentukanlah tema karangan.
5. Pertandingan itu akan berlangsung antara Regu A dan Regu B.
6. Kita memerlukan pemikiran untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan pelaksanaan pengembangan kota.
[] Ragam Tidak Baku dan Ragam Baku
1. Ragam Tidak Baku (a)
Ragam Baku (b)
1.
1. a. Bilang dahulu dong sama saya punya bini.
b. Bicarakan dahulu dengan istri saya.
1.
1. a. Memang kebangetan itu anak belum mandi sudah makan gado-gado.
b. Memang keterlaluan anak itu belum mandi sudah makan gado-gado.
1.
1. a. Pengendara motor dilarang lewat jalan ini kecuali yang pakai helm.
b. Pengendara motor dilarang melewati jalan ini, kecuali mereka yang memakai helm.
1.
1. a. Permintaan para langganan belum ada yang dipenuhi karena persediannya sudah habis.
b. Permintaan para pelanggan belum ada yang dipenuhi karena persedian barang sudah habis.
1.
1. a. Persoalan yang diajukan oleh Bapak Kepala Sekolah diulas kembali bersama Bapak Ketua P.O.M.G.
1. Soal yang diajukan oleh Kepala Sekolah diulas kembali oleh Ketua POMG.
2. a. Berhubung itu, mengemukakannya pula minat baca kaum remaja semakin menurun.
1. Sehubungan dengan itu, dikemukakannya pula bahwa minat baca
ANALISIS BAHASA BAKU DAN NON BAKU DALAM BAHASA INDONESIA

Artikel ini didapat dari digilib Universitas Sumatra Utara (USU)

PENDAHULUAN
Bahasa merupakan salah satu alat untuk mengadakan interaksi terhadap manusia yang lain. Jadi bahasa tersebut tidak dapat dipisahkan dengan manusia. Dengan adanya bahasa kita, kita dapat berhubungan dengan masyarakat lain yang akhirnya melahirkan komunikasi dalam masyarakat.

Bahasa Indonesia mempunyai sebuah aturan yang baku dalam pengguanaanya, namun dalam prakteknya sering terjadi penyimpangan dari aturan yang baku tersebut. Kata-kata yang menyimpang disebut kata non baku. Hal ini terjadi salah satu penyebabnya adalah faktor lingkungan. Faktor ini mengakibabkan daerah yang satu berdialek berbeda dengan dialek didaerah yang lain, walaupun bahasa yang digunakannya terhadap bahasa Indonesia.

Saat kita mempergunakan bahasa Indonesia perlu diperhatikan dan kesempatan. Misalnya kapan kita mempunyai ragam bahasa baku dipakai apabila pada situasi resmi, ilmiah. Tetapai ragam bahasa non baku dipakai pada situas santai dengan keluarga, teman, dan di pasar, tulisan pribadi, buku harian. Ragam bahasa non baku sama dengan bahasa tutur, yaitu bahasa yang dipakai dalam pergaulan sehari-hari terutama dalam percakapan

Bahasa tutur mempunyai sifat yang khas yaitu:
a. Bentuk kalimatnya sederhana, singkat, kurang lengkap, tidak banyak menggunakan kata penghubung.
b. Menggunakan kata-kata yang biasa dan lazim dipakai sehari-hari. Contoh: bilang, bikin, pergi, biarin.

Didalam bahasa tutur, lagu kalimat memegang peranan penting, tanpa bantuan lagu kalimat sering orang mengalami kesukaran dalam memahami bahasa tutur.

CIRI-CIRI BAHASA BAKU
Yang dimaksud dengan bahasa baku adalah salah satu ragam bahasa yang dijadikan pokok, yang diajukan dasar ukuran atau yang dijadikan standar. Ragam bahasa ini lazim digunakan dalam:

1. Komunikasi resmi, yakni dalam surat menyurat resmi, surat menyurat dinas, pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan oleh instansi resmi, perundang-undangan, penamaan dan peristilahan resmi, dan sebagainya.

2. Wacan teknis seperti dalam laporan resmi, karang ilmiah, buku pelajaran, dan sebagainya.

3. Pembicaraan didepan umum, seperti dalam ceramah, kuliah, pidato dan sebagainya.

4. Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya. Pemakaian (1) dan (2) didukung oleh bahasa baku tertulis, sedangkan pemakaian (3) dan (4) didukung oleh ragam bahasa lisan. Ragam bahasa baku dapat ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut:


2.1. Penggunaan Kaidah Tata Bahasa

Kaidah tata bahasa normatif selalu digunakan secara ekspilisit dan konsisten. Misalnya:

1. Pemakaian awalan me- dan awalan ber- secara ekpilisit dan konsisten.
Misalnya:
Bahasa baku
- Gubernur meninjau daerah kebakaran.
- Pintu pelintasan kereta itu kerja secara otomatis.

2. Pemakaian kata penghubung bahwa dan karena dalam kalimat majemuk secara ekspilisit. Misalnya:
Bahasa Baku
- Ia tidak tahu bahwa anaknya sering bolos.
- Ibu guru marah kepada Sudin, ia sering bolos.

3. Pemakaian pola frase untuk peredikat: aspek+pelaku+kata kerja secara konsisten. Misalnya:
Bahasa Baku
- Surat anda sudah saya terima.
- Acara berikutnya akan kami putarkan lagu-lagu perjuangan.
Bahasa Tidak Baku
- Surat anda saya sudah terima.
- Acara berikutnya kami akan putarkan lagu-lagu perjuangan.
4. Pemakaian konstruksi sintensis. Misalnya:
Bahasa Baku dan Bahasa Tidak Baku
- anaknya - dia punya anak
- membersihkan - bikin bersih
- memberitahukan - kasih tahu
- mereka - dia orang

5. Menghindari pemakaian unsur gramatikal dialek regional atau unsure gramatikal bahasa daerah. Misalnya:z
Bahasa Baku
- dia mengontrak rumah di Kebayoran lama
- Mobil paman saya baru
Bahasa Tidak Baku
- Dia ngontrak rumah di Kebayoran lama.
- Paman saya mobilnya baru.


2.2. Penggunaan Kata-Kata Baku
Masuknya kata-kata yang digunakan adalah kata-kata umum yang sudah lazim digunakan atau yang perekuensi penggunaanya cukup tinggi. Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus. Misalnya:
Bahasa Baku Bahasa Tidak Baku
- cantik sekali - cantik banget
- lurus saja - lempeng saja
- masih kacau - masih sembraut
- uang - duit
- tidak mudah - enggak gampang
- diikat dengan kawat - diikat sama kawat
- bagaimana kabarnya - gimana kabarnya
http://anaksastra.blogspot.com/2009/03/analisis-bahasa-baku-dan-non-baku-dalam.html
http://fulldownload999.com/read-contoh-kalimat-bahasa-yang-baku.html

Beberapa Ciri Bahasa Indonesia Baku
Karena wilayah pemakaiannya yang amat luas dan penuturnya yang beragam, bahasa Indonesia pun mempunyai banyak ragam. Berbagai ragam bahasa itu tetap disebut sebagai bahasa Indonesia karena semua ragam tersebut memiliki beberapa kesamaan ciri. Ciri dan kaidah tata bunyi, pembentukan kata, dan tata makna pada umumnya sama. Itulah sebabnya kita dapat saling memahami orang lain yang berbahasa Indonesia dengan ragam berbeda walaupun kita melihat ada perbedaan perwujudan bahasa Indonesianya.
Di samping ragam yang berdasar wilayah penuturnya, ada beberapa ragam lain dengan dasar yang berbeda, dengan demikian kita mengenal bermacam ragam bahasa Indonesia (ragam formal, tulis, lisan, bidang, dan sebagainya); selain itu ada pula ragam bidang yang lazim disebut sebagai laras bahasa. Yang menjadi pusat perhatian kita dalam menulis di media masa adalah “bahasa Indonesia ragam baku”, atau disingkat “bahasa Indonesia baku”. Namun demikian, tidaklah sederhana memerikan apa yang disebut “ragam baku”
Bahasa Indonesia ragam baku dapat dikenali dari beberapa sifatnya. Seperti halnya dengan bahasa-bahasa lain di dunia, bahasa Indonesia menggunakan bahasa orang yang berpendidikan sebagai tolok ukurnya. Ragam ini digunakan sebagai tolok ukur karena kaidah-kaidahnya paling lengkap diperikan. Pengembangan ragam bahasa baku memiliki tiga ciri atau arah, yaitu:
1. Memiliki kemantapan dinamis yang berupa kaidah dan aturan yang tetap. Di sini, baku atau standar berarti tidak dapat berubah setiap saat.
2. Bersifat kecendikiaan. Sifat ini diwujudkan dalam paragraf, kalimat, dan satuan-satuan bahasa lain yang mengungkapkan penalaran dan pemikiran yang teratur, logis dan masuk akal
3. Keseragaman. Di sini istilah “baku” dimaknai sebagai memiliki kaidah yang seragam. Proses penyeragam bertujuan menyeragamkan kaidah, bukan menyeragamkan ragam bahasa, laras bahasa, atau variasi bahasa.
http://blog.bahtera.org/2010/01/beberapa-ciri-bahasa-indonesia-baku/
http://organisasi.org/ejaan-baku-dan-ejaan-tidak-baku-dalam-bahasa-indonesia-pengertian-referensi-dan-contoh

Daftar Pustaka, Kutipan dan Catatan Kaki Pada Penulisan Ilmiah

Daftar Pustaka, Kutipan dan Catatan Kaki Pada Penulisan Ilmiah

Dalam penulisan ilmiah kita sering mengenal tentang adanya Daftar Pustaka, Kutipan dan Catatan Kaki. Ketiga hal tersebut mempunyai tujuan yang berbeda-beda, yaitu:

DAFTAR PUSTAKA
daftar kepustakaan adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku. artikel-artikel. dan bahan-bahan penerbitan lainnya. yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sehagian dan karangan yang tengah digarap. Bagi orang awam. bibliografi mungkin tidak penting artinya, tetapi bagi seorang sarjana seorang calon sarjana. atau scorang cendekiawan. daftar kepustakaan itu merupakan suatu hat yang sangat penting. Tujuan dari adanya daftar pustaka yaitu agar pembaca atau dosen pembimbing atau penguji bisa mengetahui sumber bacaan apa saja yang dijadikan patokan kita dalam menulis karangan ilmiah. Selain itu, mereka dapat mengukur kedalaman pembahasaan maslah ketika mereka mambaca daftar pustaka.

Kutipan

Pengutipan adalah penggunaan teori, konsep, ide, dan lain yang sejenis yang berasal dari sumber lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semua pengutipan harus disertai perujukan. Kealpaan untuk merujuk kutipan dapat dianggap melanggar etika penulisan karya ilmiah. Seperti kita ketahui tadi bahwa sebuah kutipan terdiri dari dua macam, yaitu :

• Kutipan langsung

Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis dengan sumber aslinya, baik bahasa maupun ejaannya. Kutipan yang panjangnya kurang dari empat baris dimasukkan ke dalam teks, diketik seperti ketikan teks, diawali dan diakhiri dengan tanda petik (“).

• Kutipan tidak langsung

Kutipan tidak lansung adalah kutipan yang tidak sama persis dengan aslinya. Pengutip hanya mengambil pokok pikiran dari sumber yang dikutip untuk dinyatakan kembali dengan kalimat yang disusun oleh pengutip. Kalimat-kalimat yang mengandung kutipan ide tersebut ditulis dengan spasi rangkap sebagaimana teks biasa.

Catatan Kaki

Catatan kaki dicantumkan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai penghargaan terhadap karya orang lain. Catatan kaki dipergunakan sebagai pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber, tempat memperluas pembahasan yang diperlukan, tetapi tidak relevan jika dimasukkan didalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan pula, referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagaian mana halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan, tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain.

Template by : kendhin x-template.blogspot.com